SURAT
PETRUS
YANG PERTAMA
1
Salam dari Petrus
Dari Petrus, seorang rasul Kristus Yesus, kepada orang-orang yang tinggal sebagai orang asing, yang tersebar di seluruh wilayah Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil, dan Bitinia; yang dipilih sejak semula oleh* Kata yang digunakan di sini adalah “prognosis” yang dapat diterjemahkan menjadi foreknowledge dalam bahasa Inggris. Di sini digunakan “prapengetahuan” yang maksudnya: rencana Allah sejak semula. Allah Bapa melalui pengudusan oleh Roh untuk dapat hidup dalam ketaatan kepada Kristus Yesus dan memperoleh percikan darah-Nya memperoleh percikan darah-Nya: Melalui darah Kristus kita dibersihkan/dikuduskan. Dalam Perjanjian Lama, percikan darah binatang sering digunakan untuk ritual pembersihan (bc. Im. 14:6-7; 16:14-16).: Kiranya anugerah dan damai sejahtera melimpah atasmu!
Pengharapan yang Hidup
Terpujilah Allah dan Bapa dari Tuhan kita, Kristus Yesus, yang sesuai dengan anugerah-Nya yang sangat besar, telah melahirkan kita kembali melahirkan kita kembali: artinya lahir baru, yaitu perubahan dari hidup yang berdosa kepada hidup baru dalam Kristus. Ini berarti mati dari dosa dan dilahirkan kembali dalam kebenaran. Setelah pertobatan, perubahan dan pembenaran, kelahiran baru atau kelahiran kembali menjadikan sebuah perubahan hati yang seutuhnya (bc. 2 Korintus 5:17; Kol. 3:9; Ef. 4:22-24). dalam pengharapan yang hidup melalui kebangkitan Kristus Yesus dari antara orang mati, dan untuk mewarisi milik pusaka yang tidak dapat binasa, tidak dapat rusak, dan tidak dapat layu, yang tersimpan di surga untuk kamu, yaitu kamu yang dilindungi oleh kuasa Allah melalui iman keselamatan yang siap dinyatakan pada akhir zaman. Dalam hal inilah, kamu sangat bersukacita, sekalipun untuk sementara waktu, jika diperlukan, kamu harus menderita berbagai macam pencobaan sehingga imanmu yang lebih berharga daripada emas yang fana, sekalipun telah teruji oleh api, terbukti murni dan menghasilkan pujian, kemuliaan, dan kehormatan pada saat penyataan Kristus Yesus.
Kamu belum pernah melihat Dia, tetapi kamu mengasihi-Nya, dan meskipun sekarang kamu tidak melihat-Nya, tetapi kamu percaya kepada-Nya. Kamu bergembira dengan sukacita yang tidak terkatakan dan yang dipenuhi kemuliaan, sebab akhir dari tujuan imanmu sedang tercapai, yaitu keselamatan jiwamu.
10 Tentang keselamatan ini, para nabi yang menubuatkan anugerah yang akan menjadi milikmu itu telah menyelidiki dan mempelajarinya dengan sangat teliti. 11 Mereka mencari tahu tentang siapa dan kapankah waktu yang dimaksud oleh Roh Kristus yang ada dalam diri mereka ketika Ia menubuatkan penderitaan Kristus dan kemuliaan yang akan datang sesudahnya.
12 Kepada para nabi itu dinyatakan bahwa mereka bukan melayani diri mereka sendiri, tetapi melayani kamu dalam hal-hal yang kini telah disampaikan kepadamu melalui orang-orang yang mengabarkan Injil kepadamu dengan Roh Kudus yang diutus dari surga, hal-hal itulah yang sangat ingin disaksikan oleh para malaikat.
Panggilan untuk Hidup Kudus
13 Karena itu, siapkanlah akal budimu dan waspadalah, letakkanlah pengharapanmu sepenuhnya pada anugerah yang akan diberikan kepadamu saat Kristus Yesus dinyatakan. 14 Sebagai anak-anak yang taat, janganlah tunduk kepada nafsu jahatmu seperti ketika kamu masih hidup dalam kebodohanmu, 15 tetapi kuduslah dalam segala tingkah lakumu, seperti Allah yang memanggilmu adalah kudus. 16 Sebab, ada tertulis, “Kuduslah kamu karena Aku kudus.”§ Kut. Im. 11:44-45; 19:2; 20:7.
17 Dan, jika kamu memanggil-Nya sebagai Bapa, yaitu Dia yang menghakimi setiap orang sesuai perbuatan mereka tanpa membeda-bedakan, hiduplah dalam rasa takut selama kamu masih tinggal sebagai orang asing,* Yang dimaksud adalah selama hidup di dunia ini. 18 dengan mengetahui bahwa kamu sudah ditebus dari cara hidup yang sia-sia, yang kamu warisi dari nenek moyangmu, bukan dengan barang yang fana seperti emas atau perak, 19 melainkan dengan darah Kristus yang mulia, darah Anak Domba yang tidak bercacat dan yang sempurna. 20 Sebab, Kristus sudah dipilih sebelum dunia diciptakan, tetapi Dia baru dinyatakan pada zaman akhir ini demi kamu. 21 Melalui Dia, kamu menjadi percaya kepada Allah, yaitu Allah yang membangkitkan-Nya dari antara orang mati dan Allah yang memberikan kemuliaan kepada-Nya, supaya iman dan pengharapanmu adalah dalam Allah.
22 Karena kamu sudah memurnikan jiwamu dalam ketaatan kepada kebenaran sehingga memiliki kasih persaudaraan yang tulus, maka marilah saling mengasihi dengan sungguh-sungguh dari hati yang murni, 23 sebab kamu telah dilahirkan kembali, bukan dari benih yang dapat mati, melainkan dari benih yang tidak dapat mati, yaitu melalui firman Allah yang hidup dan tinggal tetap. 24 Kitab Suci berkata,
 
“Segala yang hidup adalah seperti rumput,
dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput;
Rumput layu dan bunganya gugur,
25 tetapi firman Tuhan tetap selama-lamanya.” Yesaya 40:6-8
 
Dan, firman itu adalah Injil yang diberitakan kepadamu.

*1:2 Kata yang digunakan di sini adalah “prognosis” yang dapat diterjemahkan menjadi foreknowledge dalam bahasa Inggris. Di sini digunakan “prapengetahuan” yang maksudnya: rencana Allah sejak semula.

1:2 memperoleh percikan darah-Nya: Melalui darah Kristus kita dibersihkan/dikuduskan. Dalam Perjanjian Lama, percikan darah binatang sering digunakan untuk ritual pembersihan (bc. Im. 14:6-7; 16:14-16).

1:3 melahirkan kita kembali: artinya lahir baru, yaitu perubahan dari hidup yang berdosa kepada hidup baru dalam Kristus. Ini berarti mati dari dosa dan dilahirkan kembali dalam kebenaran. Setelah pertobatan, perubahan dan pembenaran, kelahiran baru atau kelahiran kembali menjadikan sebuah perubahan hati yang seutuhnya (bc. 2 Korintus 5:17; Kol. 3:9; Ef. 4:22-24).

§1:16 Kut. Im. 11:44-45; 19:2; 20:7.

*1:17 Yang dimaksud adalah selama hidup di dunia ini.